Kamis, 22 Desember 2011

Royal Wedding Putri Bungsu Keraton Yogyakarta

Pernikahan Putri Bungsu Sri Sultan Hamengkubuwono X memang sangat megah. Ini merupakan salah satu pertunjukkan kebudayaan Indonesia yang disajikan dalam bentuk yang megah. Bila dilihat dari sisi ini, bisa dikatakan ini merupakan salah satu cara menghormati kebudayaan Indonesia karena dengan pernikahan ini, bisa ditunjukkan bahwa kebudayaan Indonesia bukan kebudayaan rendahan. Tapi di sisi lain, pernikahan ini merupakan contoh pernikahan yang cukup memboroskan biaya. Meskipun hari pernikahan adalah hari yang sangat penting, tetapi tentu saja tidak harus sampai menjadi hari yang begitu menghabiskan biaya secara berlebihan. Kalau kita lihat, pernikahan itu menampilkan arak-arakan kereta keraton, bahkan Jalan Malioboro harus ditutup untuk acara pernikahan ini. Jadi bisa dilihat, bahwa pernikahan ini memiliki sisi positif terhadap kebudayaan tetapi juga sisi negatif.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar